kabarindonesia.net, Kabupaten Kemang, Kota Bogor — SIAPAPUN manusia di dunia ini, mungkin tidak berlebihan jika ingin berguna dan bermanfaat bagi orang lain. Pengorbanan dan perjuangan adalah kata yang tidak dapat dipisahkan dalam meraih segala idola dan cita yang diidamkan. Terkait hal itu, kekuatan seorang wanita, nyatanya tidak hanya dapat mengubah hidup bagi dirinya, keluarganya, melainkan bisa juga mengubah sebuah lingkungan atau bahkan daerahnya sendiri.

Walau masih langka, mungkin hanya satu dari sekian banyak wanita, yang sudah bisa mengubah dunia menjadi lebih baik dalam satu edisi belakangan. “Kalau mau hidup kita maju dan berguna untuk orang lain, kita pasti bisa. Yang diperlukan hanya tekad dam kerja keras,” tutur Ria Angelina gadis lajang kelahiran Bogor, kepada kabarindonesia.net belum lama ini.

Apa modal seorang wanita untuk bisa mengubah hidup di lingkungan sekitarnya menjadi lebih baik? Tentu saja diperlukan kesempatan, motivasi, dan dukungan sehingga seseorang itu bisa memanfaatkan sebuah peluang menjadi sesuatu yang di cita-citakan.

Itu semua sudah dilakukan dan dibuktikan gadis berparas ayu ini. Bermodalkan etika dan kesederhanaan dari lingkungan keluarganya, dara ini ternyata sudah mampu menyandingkan keberhasilan di dunia pendidikan formal termasuk kariernya. Dan hebatnya lagi, hingga kini, hal tersebut masih terus dan terus digali dan diperdalam olehnya.

Ria yang kelahiran Bogor, 10 April 1985 itu, walau sudah menginjak 25 tahun, namun masih terus saja menggeluti sekolahnya di Universitas Pakuan Bogor, bahkan hingga ke Lembaga Indonesia Amerika (LIA), hanya untuk urusan bahasa Inggris. Hal itu dilakukannya, karena ia ingin sukses dalam study-nya, yang sejak kecil memang di cita-citakannya untuk menjadi ahli The International Language itu.

Menurutnya, pendidikan itu adalah segalanya dalam menentukan nasib di hari esok. Selain itu, dengan rendah hati, dikatakan Ria bahwa pendidikan juag merupakan prestige dan penghargaan kepada kedua orang tuanya, bahwa beliau-beliau adalah sosok yang memang pantas melihat keberhasilan puterinya untuk menimba ilmu di bidang pendidikan.
Hal itu karena ketekunan serta kerja keras dalam menyikapi dan mengupayakan dalam soal menggali pendidikan formal, bahkan diperolehnya juga di bidang lain, yaitu pengembangan karier sesuai hobby sebagai model. Bagi Ria, dunia modeling yang melekat kuat dalam dirinya, seolah tak akan berhenti untuk ditekuninya. Dara yang tinggal di kawasan Pamoyanan, Bogor Selatan itu, ternyata sudah berhasil duduk dan pantas dijuluki sebagai sosok berkualitas di depan camera.

Pasalnya, beberapa kepercayaan yang diberikan oleh berbagai media, termasuk produsen kepadanya, bukanlah merupakan sebuah hadiah, melainkan bukti dan hasil dari proses ketekunan dan kerja kerasnya.
Ria sempat dipercayakan sebagai model cover berbagai media termasuk majalah Cosmopolitan. Kemudian dari bakat dan wajah periang yang dimilikinya bahkan dia telah pula dipercayakan oleh Pantene Indonesia untuk make over, dan pasta gigi ternama untuk menjadi model iklannya.

Segudang prestasi dan keberhasilannya, yaitu sebagai “Finalis Mojang Jajaka BTM 2010”, “Juara Satu Lomba Busana pantai The Jungle Bogor”, “The Best Remaja 2011”. Belum lagi saat menjadi Juara Favorit Revlon foto kontes facebook 2011 dan “Finalis Maybelline” catwallk competition di Plaza Semanggi, Jakarta.

Ketika berbincang dengan kabarindonesia.net, sosok Ria tampak santun, ceria dan ramah dalam menjawab segala pertanyaan yang diajukan kepadanya. “Yah gimana ya mas, aku memang begini kok adanya. Semua kulakukan dengan sabar dan tekun, karena itu yang kuperoleh dari kedua orang tuaku. Soal prestasi dan keberhasilan, itu hanya kebenaran saja kali, yah?” (Hadi)