kabarindonesia.net, Aceh Utara — BPJS Kesehatan terus melakukan berbagai upaya agar pelayanan kesehatan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berjalan baik. Seperti halnya yang dilakukannya pada Kamis (09/05) lalu. BPJS Kesehatan menggandeng Apotek Pusaka Farma Lhoksukon dan Puskesmas Pirak Timu Aceh Utara untuk mendorong pelaksanaan dan penerapan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Program Rujuk Balik (PRB) bagi peserta penderita penyakit kronis di wilayah pelosok, yakni di Pirak Timu, Aceh Utara.

“PRB merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil namun masih memerlukan pengobatan atau asuhan di Puskesmas atau klinik setempat atas rekomendasi dokter yang merawat. Adapun yang termasuk sebagai penyakit kronis adalah penyakit diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, stroke, epilepsi, schizofrenia, asma, penyakit paru obstruktif kronis, dan lupus. Jadi pasien-pasien dengan penyakit tersebut tapi sudah stabil tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit hanya untuk pelayanan obat,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Aceh Utara Zulfikar.

Zulfikar pun menambahkan bahwa selain mempermudah layanan akses kesehatan, peserta rujuk balik juga dapat mengikuti rangkaian kegiatan Prolanis seperti senam khusus penyakit kronis, edukasi penyakit kronis oleh dokter, maupun pengecekan dan pemantauan rutin status kesehatan seperti pemeriksaan kadar gula darah, tensi darah, kolesterol dan pengecekan lainnya tanpa harus perlu menempuh jarak puluhan kilometer ke arah pusat pemerintahan.

Di lain pihak, apotek sebagai mitra kerja BPJS Kesehatan pun turut memberikan motivasi dengan mengedepankan kepentingan pasien.

“Kami mengutamakan kepuasan pasien, kami akan membantu mengantarkan obat-obat langsung ke puskesmas, agar pasien tidak harus datang jauh-jauh ke rumah sakit hanya pengobatan yang sudah di tetapkan oleh dokter,” papar pimpinan Apotek Pusaka Farma, Mulyadi.

Pada kesempatan tersebut, Mulyadi pun turut membagikan pengetahuannya tentang pengelolaan penyakit kronis kepada peserta yang hadir. Sementara, Kepala Puskesmas Pirak Timu, Mastuti mengucapkan terima kasih atas atensi BPJS Kesehatan dan apotek setempat dalam pelaksanaan Prolanis dan PRB di wilayah kerjanya.

“Kami semakin termotivasi untuk terus menerapkan program ini, mengingat hal ini sangat membantu masyarakat sekitar, jauhnya jarak kawasan Pirak Timu ke daerah pusat kota untuk mengambil obat selalu menjadi kendala pelayanan kesehatan bagi penderita penyakit kronis. Semoga dengan pelaksanaan ini kualitas layanan dan taraf kesehatan masyarakat jadi lebih baik,” tutup Mastuti. (sumber: Jamkesmas)