Kab.Bogor, kabarindonesia.net — KETIKA menjelang Pilkada pada 09 Desember 2020 mendatang, dimana penundaan atas pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tingkat lokal oleh pemerintah desa (Pemdes) di Desa Tlajung Udik. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, bahwa berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Mendagri dengan adanya penundaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dimana OPD wilayah dan aparat Kecamatan Gunung Putri diundang dalam menghadiri rapat terkait pilkades, Kamis (13/08/2020).

Menurut Kepala Desa Tlajung Udik Adi Sopyan, mengatakan dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penetapan Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang dan Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Ia menjelaskan berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah Pasal 67 huruf f bahwa Kepala Daerah memiliki kewajiban untuk melaksanakan program strategi nasional.

“Tergantung dari kebijakan Bupati saja tentang adanya Pilkades di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kemarin juga mendapat surat edaran dari Mendagri penundaan Pilkades. Kan baru 3 bulan saya menjabat Kades di Desa Tlajung Udik,” kata Sopyan pada kabarindonesia.net  di ruang kerjanya.

Lanjutnya, sedangkan dalam menyambut HUT RI ke-75 Pemerintah Desa (Pemdes) diharapkan tetap kondusif tanpa gangguan yang berarti.

“Agar nyaman dan sukses hingga menjelang hari pencoblosan pada saat Pilkades nanti, tanpa ekses di masyarakat,” pungkasnya. (Abie)