kabarindonesia.net, Kab. Bogor — UNTUK Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor pada Persidangan III Tahun 2019-2020 dari Dapil VI, digelar dengan dihadiri jajaran Muspika Tajur Halang serta para Kepala Desa maupun masyarakat.

Menurut Camat Tajur Halang Fikri Ikhsani, mengatakan pembangunan infrastuktur untuk tahun 2019 sudah terealisasi meskipun belum maksimal seluruhnya. Sedangkan untuk tahun 2020 dengan adanya Pandemi Covid-19 pembangunan fisik non fisik banyak yang tertunda di karenakan defisit anggaran APBD yang dialokasikan untuk  penanganan Covid-19 sehingga pemangkasan anggaran di setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diprioritaskan untuk penanggulangan terdampak Pandemi Covid -19.

“Bantuan sosial (Baksos) bagi masyarakat Kecamatan Tajurhalang yang terdiri dari 7 Desa, sudah terealisasi dari berbagai sumber, bagi penerima manfaat yang tidak tepat sasaran, sudah diperbaiki dengan berita acara pengalihan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Insya Allah semuanya terealisasi dengan merata,” tutur Fikri, di Kantor Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Rabu (24/06/2020).

Lanjutnya, untuk tahun 2021 ada beberapa pembangunan diluar pagu anggaran Kecamatan Tajurhalang,  seperti pembangunan Jalan Kalisuren dan Jembatan Bely yang masih sementara.

“Pagu Indikatif Kecamatan Tajurhalang untuk tahun 2021 sebesar Rp. 13,5 Milyar tidak mungkin dialokasikan untuk pembangunan infrastuktur yang memang diluar pagu anggaran. Maka dengan hadirnya para Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil VI, semoga bisa merealisasikan aspirasi masyarakat Tajurhalang,” tutupnya pada kabarindonesia.net. (Yitno)