Jakarta, kabarindonesia.net — SEDIKITNYA 110 poster karya seni rupa siswa/i SMAN 58 Jakarta disumbangkang langsung ke Camat Ciracas Jakarta Timur pada saat apel pagi di halaman kantor Kecamatan Ciracas, Senin (31/08/2020) pagi.

Pemberian karya anak bangsa ini langsung diserahkan oleh kepala SMAN 58, Drs. Dwi Harsono. MSi., kepada Mamad, Camat Ciracas selaku ketua gugus penanggulangan virus covid-19 yang dampingi Rusdah ketua Satlak dinas pendidikan dan kebudayaan kecamatan Ciracas.

110 poster bertema penanggulangan dan pencegahan virus corona ini dikatakan kepala SMAN 58, Dwi Harsono bahwa sosialisasi kepedulian dalam menanggulangi peredaran covid-19 menjadi tanggungjawab semua pihak, oleh karenanya perlu ditekankan kesadaran guna mencegah peredaran virus corona ditengah-tengah masyarakat, khususnya wilayah Ciracas Jakarta Timur.

“Wabah corona telah menjadi hantu yang menyeramkan, upaya pemerintah untuk memotong rantai peredaran corona hingga detik ini terus menjadi pembahasan hangat. Untuk itu, dengan sebuah Kreatifitas yang dilakulan para anak didik kami di SMAN 58 Jakarta Timur mencoba menerapkan karya anak bangsa untuk menjadi perhatian khusus di ruang publik melalui variasi design poster-poster soal pencegahan dan peredaran virus corona,” beber Harsono.

Selain itu, dalam keterangan dilapangan, kreatifitas karya seni rupa siswa/i SMAN 58 Jakarta Timur merupakan asuhan guru pengajar Dadang Supriana. “Solusi sehat bukan saja dengan melakukan rapid test, maupun pembagian masker, akan tetapi melalui edukasi slogan-slogan berkarakter akan menjadi sstu bagian ajakan menuju DKI sehat.”Kata Dadang di kantor Camat Ciracas.

Hal yang sama juga disampaikan Mamad, Camat Ciracas. Dalam sambutan apelnya, ia merinci hingga akhir Agustus 2020, DKI Jakarta menjadi bagian wilayah terbesar penyebaran covid-19. Korban terinfeksi mencapai diatas angka 1094 orang. Tentunya melalui kebijakan pemberlakuan pelonggaran PSBB di DKI Jakarta, maka penyebaran  virus covid-19 semakin meningkat.

“Meningkatnya korban positif yang terpapar covid-19, tentunya menjadi object khusus semua pihak dalam penanggulangannya,” ucap Mamad.

Kurangnya kesadaran menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan, Mamad meminta masyarakat DKI Jakarta umunya, serta warga kecamatan Ciracas khususnya untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dengan rincian jaga jarak, cuci tangan, dan selalu memakai masker.

“Kita perlu meningkatkan sosialisasi intensif pencegahan dari penyebaran virus corona. Seperti yang dilakulan SMAN 58 ini, siswa/i nya memiliki kepekaan tinggi dalam menjaga lingkungan. Dengan mendistribusikan 110 poster berdesign variasi serta slogan-slogan yang mudah dibaca, maka poster-poster itu diharapkan mampu menghipnotis warga kami untuk selalu mengikuti protokol kesehatan. ” pungkas Mamad. (Bamsoer)