kabarindonesia.net, Kota Bogor — MEMUPUK atas ketakwaan dan keimanan SMAN 7 Bogor kembali menyelenggarakan kegiatan smartren, di bulan Ramadhan. Adapun kegiatan ini selalu dilakukan dan tak pernah terlewatkan yang dilaksanakan di Gedung Aula SMAN 7 Bogor. Sedangkan untuk kegiatan positif ini dihadiri siswa-siswi Kelas X dan Kelas XI.

Humas SMAN 7 Bogor Agus kepada wartawan mengatakan, jika kegiatan ini memilki tujuan yang positif diantaranya mengisi aktivitas pada bulan Ramadan, sehingga liburan sekolah bisa lebih produktif dan memilki makna. Selain itu juga dapat memperkuat pengetahuan anak-anak terhadap agama. “Disamping itu juga, hal ini dapat memperkuat materi pelajaran agama yang tidak sempat disampaikan di dalam kelas, bertujuan agar wawasan anak-anak lebih terbuka, sehingga mereka tidak salah langkah nantinya,” urai Agus.

Selain itu, siswa juga dibiasakan untuk membaca ayat-ayat suci Al-Quran, sehingga nantinya siswa bisa lebih memperdalam kembali ilmu agamanya karena di smartren ini mereka juga dilatih untuk menggiatkan pengajian, sholat berjamaah dan mendengarkan tausiyah, sekaligus juga siswa diingatkan untuk berzakat dan berinfak sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap sesama.

“Apalagi saya baru memimpin sekolah ini, saya berharap kehadiran saya bisa diterima oleh seluruh warga SMAN 7 Bogor, dan saya akan berusaha memberi perubahan yang lebih banyak lagi, terutama dalam hal agama, agar selepas dari sekolah ini anak-anak akan menjadi generasi yang agamis, cerdas dan berwawasan luas,” tegas Agus.

Sementara itu secara terpisah, Ketua Panitia dari siswa SMAN 7 Kota Bogor Rifqo Alamsyah menerangkan, bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun selama ramadhan. Jadwal Smartren hari senin-selasa Kelas X, Rabu-Kamis Kelas XI dan Jumat gabungan Kelas X dan Kelas XI dan bagi santuan untuk warga sekitar SMAN 7 Bogor sekitar 100 orang.

Kegiatan ini ditanggapi positif oleh siswa-siswi SMAN 7 Bogor dan menyambut baik dan antusias dalam mengikuti smatren serta berharap kegiatan ini bisa menjadi pondasi iman dan ketakwaan siswa kepada Allah SWT,” tukasnya. (Yoi)