kabarindonesia.net, Bogor — MEREALISASIKAN pemahaman tentang ilmu merupakan hal yang mutlak dimana keberadaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui teknologi, yaitu kembali mendapatkan respon secara positif yang disambut pihak SMK PGRI 3 di Kota Bogor. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Kota Bogor, Ujang Abdurohim berpesan tujuan berbasiskan komputer, tentu menjadikan siswa terbiasa dalam melakukan apa pun dengan menggunakan teknologi tersebut.

Menurut Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Kota Bogor, Ujang Abdurohim mengatakan, bahwa pihak di SMK PGRI 3 Bogor akan menerapkan sistem ujian yang berbasiskan dengan komputer, baik itu untuk ujian tengah semester (UTS) dan lainnya. Ia menjelaskan, bilamana terlaksana akan dikelola oleh SMK PGRI 3 Bogor dimana untuk teknis pelaksanaannya.

“Ujian dengan berbasis komputer adalah sebuah kemajuan dalam dunia pendidikan. Karena, pengabungan antara teknologi dengan pembelajaran,” kata Ujang kepada sejumlah wartawan, Rabu (3/10).

Ia menambahkan, disebabkan tidak hanya dilaksanakan di tahun ini saja, melainkan sejak 3 tahun sudah berkelanjutan. Kendati demikian, dibutuhkan adanya kelengkapan sarana dan prasarana, terutama komputer dan listrik. Bagaimanapun sekolah harus memiliki 180 unit komputer dalam lima (5) ruangan. Dan di mulai Senin (24/9-1/10), yaitu pukul 7.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB yang dibagi tiga (3) shirf. Disamping itu juga bisa dipergunakan untuk UTS bagi siswa Kelas X dan Kelas XII.

“Siswa menjadi lebih nyaman dan tenang dalam mengerjakan ujian, jika berbasis komputer. Tidak hanya itu saja, ujian berbasis komputer, kemungkinan siswa mencontek menjadi kekkcil,” pungkasnya. (Nia)