Serang, kabarindonesia.net — WARGA Desa Bojong menteng berbondong-bondong datang ke kantor Desa Sukasari, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang-Banten. Untuk menemui kepala desa meminta tanggapan mengenai  jalan lipung  yang rusak dan belum sama sekali mendapat perhatian pemerintah desa.

Mengingat jalan tersebut adalah jalan utama  bagi warga sekitar sehingga menjadi bahan perbincangan oleh masyarakat di media sosial Facebook .

Jalan tersebut sudah puluhan tahun belum pernah ada perbaikan sama sekali sehingga warga berbondong-bondong mendatangi kantor kepala desa Sukasari untuk menanyakan kapan jalan tersebut dibangun .

Rohim Kepala Desa Sukasari, mengatakan akan memperbaiki jalan Lipung dengan menggunakan anggaran desa di tahun 2021, karena anggaran desa tahun 2020 banyak digunakan untuk dana Covid-19 sehingga Desa Sukasari tidak mempunyai anggaran atau tidak cukup untuk membangun jalan Lipung.

“Saya berjanji akan memperbaiki jalan Limpung dengan menggunakan anggaran dana desa tahun yang akan datang 2021,” kata Rohim.

Masih dikatakan Rohim “Jalan Lipung akan menjadi skala prioritas kami di tahun 2021 dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) pembangun jalan tersebut saya akan bangun sebelum masa jabatan saya sebagai Kepala Desa habis catat ini, ucapnya (03/08/2020).

Ditempat yang sama Halim Ketua BPD Sukasari mengatakan kami sudah membahas ini dengan perangkat desa agar jalan Limpung segera diperbaiki dan ini sudah menjadi prioritas.

Dikatakan Udin selaku  Ketua Rukun Tetangga (RT), meminta agar Desa Sukasari bisa membangun jalan tersebut arena itu adalah jalan utama kami untuk mencari nafkah. Masih kata Udin, sebenarnya semua warga Bojong Menteng dan Sukasari, khususnya pengguna jalan Lipung ingin semua mendatangi kantor Kepala Desa untuk mempertanyakan kapan jalan limpung bisa diperbaiki, namun saya masih menahan warga agar tidak semua datang demi keamanan dan protokoler Covid-19.

Menurut Udin warga ingin Kepala Desa Sukasari bisa menempati janjinya di tahun 2021 yang akan datang nanti dan menjdi sekala prioritas untuk membangun jalan, mengingat  jalan tesebut belum pernah tersentuh sama sekali sehingga warga menjadi gerah, warga mengancam jika janji tidak ditepati warga akan aksi ke kantor desa/kecamatan bila masih tidak ada tanggapan kita akan terus melangkah sampai tingkat pemerintah Kabupaten Serang, pemerintah Provinsi Banten, mungkin sampai pemerintah pusat.

Saya berharap pemerintah pusat khususnya Presiden Jokowi tidak tinggal diam dengan pembangunan jalan Lipung, mengingat jalan Limpung adalah jalan poros desa yang menjadi tulang punggung masyarakat kami berharap Presiden Jokowi tidak tinggal diam melihat penderitaan rakyatnya, ungkapnya.

Dalam pertemuan  tersebut di hadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, RT perangkat desa dan hadiri juga  BPD, Babinsa Desa Sukasari. (Bambang)